- Klik nama mata kuliah yang muncul di halaman depan web hybrid learning, apabila mata kuliah tersebut belum ada, cari di daftar mata kuliah yang terdapat di fakultas masing-masing.
- Mata kuliah dapat pula dicari dengan menuliskan nama mata kuliah atau kode pada kolom ’cari kelas’ (Search course) kemudian tekan enter
- Klik ’ya’ bila muncul pertayaan ’Daftarkan saya pada kelas ini’ (Enrol me in this file
- Klik materi yang dikehendaki pada judul materi yang terdapat di bawah daftar topik (Topic outline)
- Klik ‘Save to disk’ untuk menyimpan file tanpa terlebih dahulu membuka file tersebut
- Klik ‘Open’ untuk membuka file.
- Apabila materi pembelajaran berbentuk file microsoft word, excel atau powerpoint, silahkan lakukan aktivitas sebagaimana mengoperasikan software tersebut, baik untuk menutup, mencetak dan sebagainya
- Apabila materi pembelajaran berbentuk file PDF, pilih ‘close’ jika menutup file tersebut
- Apabila materi pembelajaran berbentuk web atau blog lakukan aktivitas sebagaimana mengoperasikan web tersebut
Hybrid Learning
Rabu, 21 Maret 2012
Cara Mendownload Modul di Hybrid Learning
Honorarium Kuliah Online
Honorarium Kuliah Online
Semua dosen yang mengajar di kelas karyawan dihimbau segera menyiapkan aktivitas online sesuai kontrak perkuliahan yang ada di web hybrid learning, terdiri dari : (1) Materi belajar full text atau tulisan di blog, (2) Forum SCL / tanya jawab dan (3) Tugas online. Lakukan editing terhadap kontrak perkuliahan dan jangan melakukan copy and paste, barulah melengkapi ketiga hal tersebut.

Petugas akan memantau aktivitas online dan dilaporkan kepada Departemen Keuangan setiap akhir bulan dalam rangka pembayaran honorarium. Adapun aktivitas online yang dipantau untuk keperluan pembayaran honor meliputi :
Semua dosen yang mengajar di kelas karyawan dihimbau segera menyiapkan aktivitas online sesuai kontrak perkuliahan yang ada di web hybrid learning, terdiri dari : (1) Materi belajar full text atau tulisan di blog, (2) Forum SCL / tanya jawab dan (3) Tugas online. Lakukan editing terhadap kontrak perkuliahan dan jangan melakukan copy and paste, barulah melengkapi ketiga hal tersebut.
- Materi Belajar
- Dosen menyiapkan materi presentasi dalam bentuk powerpoint atau memperbarui materi powerpoint yang sudah ada dan bukan dalam bentuk word/pdf. Bila memerlukan powerpoint lama silahkan didownload di situs arsip atau http://ddp.esaunggul.ac.id
- Dosen membuat materi OL minimal sebanyak 6 tulisan (untuk OL pola 1) atau 5 tulisan (untuk OL pola 2) dalam bentuk full text dan tidak dibenarkan menyajikan materi dalam bentuk pointers.
- Materi OL sebaiknya dibuat di blog KAMPUS EMAS kemudian di link ke web hybrid learning. Materi OL dalam bentuk pointers dinilai tidak layak dan dianggap belum memberikan materi yang dibutuhkan mahasiswa.
- Untuk membuat blog KAMPUS EMAS, silahkan melakukan registrasi di http://blog.esaunggul.ac.id menggunakan email Universitas Esa Unggul atau menghubungi Departemen Dukungan Pembelajaran (DDP) untuk bantuan teknis
- Forum SCL / Tanya Jawab
- Dosen membuat forum SCL / tanya jawab untuk menjamin pemahaman mahasiswa terhadap materi yang disajikan.
- Dosen memberikan tanggapan atas pertanyaan mahasiswa yang ditulis di forum SCL / tanya jawab
- Tugas OL
- Dosen menyiapkan tugas disiapkan sesuai dengan format yang disediakan. di folder yang terdapat di masing-masing kelas di web hybrid learning.
- Tugas OL dibuat di web hybrid learning dan dijawab oleh mahasiswa dengan menjawab dalam bentuk file, menjawab secara online atau menjawab dengabn tulisan di blog mahasiswa yang link ke web hybrid learning
Petugas akan memantau aktivitas online dan dilaporkan kepada Departemen Keuangan setiap akhir bulan dalam rangka pembayaran honorarium. Adapun aktivitas online yang dipantau untuk keperluan pembayaran honor meliputi :
- Pembuatan materi fultext atau tulisan di blog, bukan pointers
- Interaksi dosen – mahasiswa di forum SCL / tanya jawab
- Umpan balik dan penilaian tugas OL di web hybrid learning
Jumat, 10 Februari 2012
Beasiswa Untuk Mahasiswa Berprestasi - Univ. Esa Unggul Th. 2012
Dalam rangka memacu semangat belajar Para Mahasiswa, pada hari Jumat, 27 Januari 2012, Universitas Esa Unggul memberikan beasiswa dan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi di bidang akademik maupun non akademik.
Pemberian beasiswa dan penghargaan ini adalah sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab Universitas Esa Unggul untuk memajukan pendidikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Jenis beasiswa yang diberikan adalah :
- Beasiswa Kemala Award
- Esa Unggul Scholarship
- Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik
- Beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa
- Beasiswa Pemerintah DKI Jakarta
Pemberian beasiswa ini diserahkan secara simbolis oleh Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma, AP, MBA kepada 130 orang mahasiswa yang terdiri dari 90 orang mahasiswa menerima Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik dan 40 orang mahasiswa menerima Beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa. Penyerahan beasiswa ini diterima langsung oleh Mahasiswa yang didampingi oleh orang tua masing-masing.
Kepala Departemen Kemahasiswaan, Barika Gumay, SE menyampaikan bahwa dengan pemberian beasiswa ini, mahasiswa bisa memperlihatkan kesungguhannya untuk terus belajar serta meningkatkan prestasi akademik dan non akademik agar nantinya tidak mengecewakan orang tua dan lingkungan jika telah terjun ke tengah masyarakat.
Rabu, 18 Januari 2012
Daftar Universitas Peringkat 50 Besar 4ICU
4ICU merupakan mesin pencari pendidikan tinggi internasional yang mengulas akreditasi perguruan tinggi di dunia. Tercatat sedikitnya 12 ribu perguruan tinggi dari 200 negara telah direview oleh organisasi ini.
Perangkingan dilakukan dengan menggunakan metode algoritma dan didasarkan pada tiga mesin pencari independen seperti google page rank, yahoo inbound links dan alexa traffic rank. Berbeda dengan dengan penilaian webometrics yang dilakukan terhadap empat parameter utama, yakni size, visibility, rich files, dan scholar.
Organisasi 4ICU dibangun dengan tujuan membantu dosen dan mahasiswa internasional mencari secara spesifik informasi tentang popularitas sebuah universitas di sebuah negara.
Organisasi 4ICU dibangun dengan tujuan membantu dosen dan mahasiswa internasional mencari secara spesifik informasi tentang popularitas sebuah universitas di sebuah negara.
Berikut peringkat 50 besar se-Indonesia terkait website perguruan tinggi versi 4ICU.
| Universitas | Lokasi |
1 Institut Teknologi Bandung | Bandung |
| 2 Universitas Indonesia | Depok |
| 3 Universitas Gadjah Mada | Yogyakarta |
| 4 Universitas Gunadarma | Depok |
| 5 Universitas Pendidikan Indonesia | Bandung |
| 6 Universitas Diponegoro | Semarang |
| 7 Universitas Sebelas Maret | Surakarta |
| 8 Institut Teknologi Sepuluh Nopember | Surabaya |
| 9 Universitas Airlangga | Surabaya |
| 10 Institut Pertanian Bogor | Bogor |
| 11 Universitas Sumatera Utara | Medan |
| 12 Universitas Padjadjaran | Bandung |
| 13 Universitas Islam Indonesia | Yogyakarta |
| 14 Universitas Brawijaya | Malang |
| 15 Universitas Mercu Buana | Jakarta |
| 16 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta | Yogyakarta |
| 17 Universitas Kristen Petra | Surabaya |
| 18 Universitas Sriwijaya | Palembang |
| 19 Universitas Surabaya | Surabaya |
| 20 Universitas Muhammadiyah Malang | Malang |
| 21 Universitas Negeri Yogyakarta | Yogyakarta |
| 22 Universitas Bina Nusantara | Jakarta |
| 23 Universitas Muhammadiyah Surakarta | Surakarta |
| 24 Universitas Negeri Malang | Malang |
| 25 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya | Jakarta |
| 26 Universitas Negeri Semarang | Semarang |
| 27 Universitas Andalas | Padang |
| 28 Universitas Hasanuddin | Makassar |
| 29 Universitas Komputer Indonesia | Bandung |
| 30 Universitas Lampung | Bandar Lampung |
| 31 Universitas Udayana | Badung |
| 32 Universitas Ahmad Dahlan | Yogyakarta |
| 33 Universitas Esa Unggul | Jakarta |
| 34 Universitas Bengkulu | Bengkulu |
| 35 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta | Yogyakarta |
| 36 Universitas Jember | Jember |
| 37 Universitas Tarumanagara | Jakarta |
| 38 Universitas Trisakti | Jakarta |
| 39 Universitas Jenderal Soedirman | Purwokerto |
| 40 Universitas Negeri Surabaya | Surabaya |
| 41 Universitas Sam Ratulangi | Manado |
| 42 Universitas Negeri Padang | Padang |
| 43 Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta | Tangerang |
| 44 Universitas Riau | Pekanbaru |
| 45 Universitas Syiah Kuala | Banda Aceh |
| 46 Universitas Negeri Medan | Medan |
| 47 Universitas Paramadina | Jakarta |
| 48 Universitas Pendidikan Ganesha | Singaraja |
| 49 Universitas Trunojoyo | Bangkalan |
| 50 Universitas Mulawarman | Samarinda |
Secara lengkap, pemeringkatan seluruh perguruan tinggi di Indonesia periode 2012 dapat diakses melalui laman http://www.4icu.org/id/.
Minggu, 02 Oktober 2011
Esa Unggul Hybrid Learning.
Kualitas akademik dan pelayanan di Universitas Esa Unggul secara berkelanjutan terus ditingkatkan. Salah satu dari sasaran yang hendak dicapai adalah, terciptanya center of excellence yang berbasis ICT (Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang kondusif bagi pelaksanaan proses pembelajaran yang bermutu dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Diharapkan dengan adanya bantuan teknologi informasi dan komunikasi dalam pelaksanaan kegiatan akademik, prestasi belajar peserta didik akan semakin meningkat, dan para dosen akan semakin produktif dalam menghasilkan karya-karya ilmiahnya. Adapun bentukdari realisasinya adalah sejak tahun 2005 lalu UEU telah menerapkan sistem pembelajaran yang berbasis e-learning (learning management system) yang didukung oleh jaringan yang terkoneksi dengan serat optik dan ruang kelas multimedia. Sistem pembelajaran yang difasilitasi dengan teknologi ICT tersebut, kami namakan Esa Unggul Hybrid Learning.
Dengan adanya penambahan model pembelajaran tersebut,yang menjadi suplemen dari pembelajaran di kelas, mahasiswa akan mendapatkan aksesyang luas ke berbagai informasi dan sumber pembelajaran, serta mempercepat kemandirian mahasiswa dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Di samping itu, perpustakaan UEU secara bertahap telah berkembang menjadi cyber library. Pada saat ini sebagian besar hasil karya ilmiah dosen dan mahasiswa telah terdokumentasi dan dapat terakses secara elektronik, serta perpustakaan kita telah terkoneksi ke beribu jurnal elektronik seperti jurnal EBSCO, Science Direct dan Pro Quest. Saat ini UEU telah membangun infrastruktur jaringan komunikasi berbasis serat optik serta koneksi broadband dengan bandwidth yang besar. UEU sedang mengarah pada pemenuhan koneksi internet seperti standar rasio internet di negara maju.
UEU merupakan sebuah institusi yang multi unit, yang terdiri dari 9 fakultas dan 20 program studi serta 19 unit administrasi pendukung. Kondisi ini berpengaruh pada perancangan arsitektur sistem informasi yang menuntut adanya keterpaduan (integrasi) sumber daya informasi antar unit yang ada di lingkungan UEU. Oleh karena itu, dengan bantuan hibah bersaing yang berhasil dimenangkan Tahun 2009 lalu, maka UEU mulai melakukan penyempurnaan sistem informasi dan pelayanan di kampus, dengan agenda utama mengintegrasikan seluruh sistem informasi yang ada.
Skema sistem informasi terpadu yang dikembangkan ini mencakup dua aspek, yaitu keterpaduan secara horisontal dan vertikal. Keterpaduan secara horisontal berarti ada keterhubungan antar unit sehingga suatu unit dapat saling bertukar informasi dengan unit lainnya dengan cepat dan akurat. Sementara keterpaduan secara vertikal berarti semua informasi yang ada di institusi ini dapat dirangkum menjadi berbagai informasi eksekutif yang dapat dijadikan dasar untuk pengambilan keputusan yang baik (decision support system). Informasi tersebut, dalam waktu yang tidakterlalu lama akan dapat diakses melalui berbagai media.
Dari program penataan kelembagaan, UEU telah berhasil merumuskan dan mengimplementasikan struktur dan tata kelola organisasi yang baru, yang lebih adaptif, baik terhadap kebutuhan internal maupun eksternal, serta mengikuti prinsip-prinsip good governance. Lebih spesifiknya UEU telah menambahkan beberapa unit pelayanan baru beserta fasilitasnya, seperti unit Konseling, Career Center dan Lembaga Pengembangan Kewirausahaan.
Diharapkan dengan adanya bantuan teknologi informasi dan komunikasi dalam pelaksanaan kegiatan akademik, prestasi belajar peserta didik akan semakin meningkat, dan para dosen akan semakin produktif dalam menghasilkan karya-karya ilmiahnya. Adapun bentukdari realisasinya adalah sejak tahun 2005 lalu UEU telah menerapkan sistem pembelajaran yang berbasis e-learning (learning management system) yang didukung oleh jaringan yang terkoneksi dengan serat optik dan ruang kelas multimedia. Sistem pembelajaran yang difasilitasi dengan teknologi ICT tersebut, kami namakan Esa Unggul Hybrid Learning.
Dengan adanya penambahan model pembelajaran tersebut,yang menjadi suplemen dari pembelajaran di kelas, mahasiswa akan mendapatkan aksesyang luas ke berbagai informasi dan sumber pembelajaran, serta mempercepat kemandirian mahasiswa dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Di samping itu, perpustakaan UEU secara bertahap telah berkembang menjadi cyber library. Pada saat ini sebagian besar hasil karya ilmiah dosen dan mahasiswa telah terdokumentasi dan dapat terakses secara elektronik, serta perpustakaan kita telah terkoneksi ke beribu jurnal elektronik seperti jurnal EBSCO, Science Direct dan Pro Quest. Saat ini UEU telah membangun infrastruktur jaringan komunikasi berbasis serat optik serta koneksi broadband dengan bandwidth yang besar. UEU sedang mengarah pada pemenuhan koneksi internet seperti standar rasio internet di negara maju.
UEU merupakan sebuah institusi yang multi unit, yang terdiri dari 9 fakultas dan 20 program studi serta 19 unit administrasi pendukung. Kondisi ini berpengaruh pada perancangan arsitektur sistem informasi yang menuntut adanya keterpaduan (integrasi) sumber daya informasi antar unit yang ada di lingkungan UEU. Oleh karena itu, dengan bantuan hibah bersaing yang berhasil dimenangkan Tahun 2009 lalu, maka UEU mulai melakukan penyempurnaan sistem informasi dan pelayanan di kampus, dengan agenda utama mengintegrasikan seluruh sistem informasi yang ada.
Skema sistem informasi terpadu yang dikembangkan ini mencakup dua aspek, yaitu keterpaduan secara horisontal dan vertikal. Keterpaduan secara horisontal berarti ada keterhubungan antar unit sehingga suatu unit dapat saling bertukar informasi dengan unit lainnya dengan cepat dan akurat. Sementara keterpaduan secara vertikal berarti semua informasi yang ada di institusi ini dapat dirangkum menjadi berbagai informasi eksekutif yang dapat dijadikan dasar untuk pengambilan keputusan yang baik (decision support system). Informasi tersebut, dalam waktu yang tidakterlalu lama akan dapat diakses melalui berbagai media.
Dari program penataan kelembagaan, UEU telah berhasil merumuskan dan mengimplementasikan struktur dan tata kelola organisasi yang baru, yang lebih adaptif, baik terhadap kebutuhan internal maupun eksternal, serta mengikuti prinsip-prinsip good governance. Lebih spesifiknya UEU telah menambahkan beberapa unit pelayanan baru beserta fasilitasnya, seperti unit Konseling, Career Center dan Lembaga Pengembangan Kewirausahaan.
Kamis, 22 September 2011
Hybrid Learning Univ. Esa Unggul
1 Pengantar /Konsep
Secara singkateLearning dibangun atau dikembangkan sebagai usaha peningkatan kualitas pembelajaran. Pembelajaran yang berlangsung selama
Langganan:
Postingan (Atom)